Deskripsi
Buku ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk ikut berkontribusi dalam membicarakan dinamika politik ekstraksi sumber daya alam maupun nonalam yang sedang berlangsung. FISIP Universitas Brawijaya merasa terpanggil untuk menjadi bagian dalam memproduksi pengetahuan sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pilihan ini sangat tepat karena bertepatan dengan musibah banjir yang melanda pulau Sumatra.
Atas dasar itu, buku yang hadir di tangan pembaca ini merupakan upaya sederhana untuk menemukenali bagaimana praktik dan jejak politik ekstraksi yang telah meninggalkan paradoks bagi lingkungan kita. Melalui rentetan bab yang tersaji, penulis berupaya menghadirkan paparan data sekaligus perspektif kritis dalam melihat bagaimana pengelolaan sumber daya alam kita dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Harapannya, pemikiran kritis maupun gagasan orisinal dari buku ini bisa memantik lahirnya diskursus yang lebih produktif di ruang akademik dan syukur kalau bisa bertransformasi ke ruang kebijakan.
Akhir kata, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua kontributor yang menyempatkan diri untuk berbagi pengetahuannya. Kami menyadari bahwa semua penulis buku ini sudah berusaha berbicara tentang keterlibatannya dalam menafsirkan sejumlah fakta tertentu di masa lalu dan di masa kini mengutip gagasan Marguerite Yourcernar (2007) mengenai politik ekstraksi dan sumber daya alam. Buku ini adalah bentuk kesaksian kami bahwa kami ada karena itu kami menulis.
- Penulis: Ahmad Imron Rozuli; Muhtar Haboddin; Johan Wahyudi; Eka Suai; Novy Setia Yunas; Moch Fauzi Said; Anggun Trisnanto Hari Susilo; Qurnia Indah Permata Sari; Mochammad Alexander Mujiburrohman; Sinergy Aditya Airlangga; Abdul Aziz SR; Ibnu Asqori Pohan; Prisca Kiki Wulandari; Asih Purwanti.
- ISBN: 978-623-08-2293-3
- Halaman: 326
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.