Deskripsi
Buku ini adalah kumpulan tulisan tentang keprihatinan, protes, serta kritik terhadap keberadaan truk kelebihan dimensi dan kelebihan muatan atau truk Over Dimension Over Loading (ODOL). Sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2025, meskipun telah diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, truk ODOL masih dengan bebas beroperasi. Oleh karena itu, buku ini menjadi penting karena masalah truk ODOL banyak merugikan masyarakat serta mengorbankan nyawa manusia.
Aturan zero truk ODOL sudah diatur dalam Pasal 169 dan Pasal 277 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Namun, sejak UU ini diundangkan, belum pernah aturan zero truk ODOL ditegakkan secara konsisten. Penulis ketika menyatakan bahwa zero truk ODOL harus ditegakkan, banyak ditolak dan dikritik, bahkan oleh ahli transportasi serta pengusaha transportasi logistik. Mereka menolak dengan “menjual” alasan agar populis, yakni kepentingan sopir truk ODOL dan ekonomi pengangkutan logistik akan mahal jika zero truk ODOL ditegakkan.
Buku ini mengulas secara mendalam persoalan tersebut, khususnya dampak truk Over Dimension Over Loading (ODOL) terhadap keselamatan manusia. Melalui pembahasan regulasi, praktik penegakan hukum, serta berbagai kasus kecelakaan, buku ini dapat menjadi referensi penting dalam mendorong penegakan kebijakan zero ODOL secara tegas dan konsisten demi terwujudnya keselamatan lalu lintas.
- Penulis: Dr. Azas Tigor Nainggolan, S.H., M.Si., M.H.
- ISBN: 978-623-08-2241-4
- Halaman: 88
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.