Viktimologi Siber Indonesia: Transformasi Viktimologi untuk Memahami Korban, Manipulasi, Keadilan, dan Perlindungan di Era Digital – Dr. Supardi Hamid, M.Si.; Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si.

Rp132,000

Stok habis

, Product ID: 51288

Deskripsi

Viktimologi Siber Indonesia berangkat dari kegelisahan terhadap cara korban kejahatan digital terlalu sering dipahami melalui kategori-kategori yang menempatkan beban penjelasan pada individu: kurang waspada, terlalu percaya, tergiur, tidak memahami teknologi, atau gagal melindungi dirinya. Buku ini menawarkan perubahan arah. Korban tidak dibaca sebagai manusia yang membawa kelemahan tetap menuju ruang digital, melainkan sebagai subjek yang bertindak di dalam lingkungan sosial-teknologis tempat kepercayaan, kebutuhan, kesempatan, informasi, perlindungan, dan kekuasaan didistribusikan secara tidak seimbang.

Melalui sembilan bab yang saling terhubung, buku ini bergerak dari kritik terhadap fondasi viktimologi klasik menuju pembangunan perspektif Viktimologi Siber Indonesia. Kerentanan ditempatkan sebagai kondisi relasional yang dapat diproduksi; kesempatan kriminal dibaca bersama distributed digital guardianship; kepercayaan, kebutuhan, dan kepatuhan dianalisis sebagai medan eksploitasi; sedangkan manipulasi siber dibongkar sebagai proses yang mempunyai anatomi, tahapan, dan struktur. Dari sana pembahasan bergerak kepada luka multidimensional korban, pemulihan agensi, Victim-Centered Justice, manifesto epistemologis Viktimologi Siber Indonesia, serta Model Pemolisian Korban Siber Indonesia.

Buku ini menolak anggapan bahwa keamanan digital dapat dibangun hanya dengan meminta individu menjadi lebih curiga dan lebih berhati-hati. Perlindungan dipahami sebagai tanggung jawab yang harus didistribusikan sesuai kapasitas. Keluarga, komunitas, institusi pendidikan, platform digital, industri finansial, kepolisian, negara, masyarakat sipil, dan komunitas korban diposisikan sebagai simpul-simpul guardianship yang dapat mencegah, menghentikan, atau mengurangi kerugian. Dengan cara itu, pencegahan bergerak dari self-protection menuju arsitektur perlindungan yang lebih kolektif, adaptif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada akhirnya, Viktimologi Siber Indonesia tidak berhenti pada pertanyaan siapa yang menjadi korban atau bagaimana pelaku harus dihukum. Buku ini mengajukan pertanyaan yang lebih luas: masyarakat digital seperti apa yang harus dibangun agar manusia tetap dapat mempercayai, berhubungan, memenuhi kebutuhan, dan menggunakan teknologi tanpa menanggung seluruh risiko eksploitasi seorang diri? Jawaban yang ditawarkan adalah pergeseran dari budaya menyalahkan korban menuju budaya yang belajar dari viktimisasi, memperbaiki sistem, memulihkan agensi, dan membangun ekologi digital yang pro-korban.

  • Penulis: Dr. Supardi Hamid, M.Si.; Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si.
  • ISBN: xxxx
  • Halaman: 302
  • Ukuran: 15 x 23 cm
  • Tahun Terbit: 2026

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Viktimologi Siber Indonesia: Transformasi Viktimologi untuk Memahami Korban, Manipulasi, Keadilan, dan Perlindungan di Era Digital – Dr. Supardi Hamid, M.Si.; Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si.”

Cek Ongkir