Deskripsi
Buku ini disusun sebagai catatan atas perjalanan awal SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sejak gagasannya pertama kali dirumuskan hingga sekolah ini mulai menerima angkatan pertamanya. Sebuah visi memerlukan rekam jejak yang tersimpan dengan baik agar tidak hilang menjadi cerita lisan yang mudah terlupakan. Melalui buku ini, seluruh filosofi, kerangka pemikiran, dan langkah yang telah ditempuh dapat dibaca kembali oleh siapa pun yang ingin memahami bagaimana sekolah ini lahir.
Bagi Polri, kehadiran SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan perluasan makna pengabdian. Selama ini peran Polri banyak dikenal melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Sekolah ini menegaskan bahwa Polri juga menaruh perhatian pada pembangunan sumber daya manusia, sebuah pekerjaan jangka panjang yang hasilnya baru akan terasa bertahun-tahun ke depan. Kami meyakini bahwa stabilitas keamanan berkaitan erat dengan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga menyiapkan generasi terdidik adalah bagian dari menjaga masa depan bangsa.
Ada beberapa hal yang kami harap tidak hilang dari perjalanan ini. Pertama, semangat kolaborasi. Membangun sebuah sekolah bertaraf internasional tidak mungkin dikerjakan sendiri, dan kami banyak dibantu oleh pemerintah, dunia usaha, komunitas, media, serta kalangan akademisi. Kedua, komitmen pada keadilan dan pemerataan. Melalui seleksi yang menilai potensi akademik dan karakter tanpa memandang latar belakang ekonomi, kami ingin membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak harus bersifat eksklusif. Ketiga, ketulusan dalam mengabdi. Bangunan dan sistem yang baik akan kehilangan maknanya bila tidak dijiwai oleh niat yang tulus dari para pendidik dan pengelolanya.
Buku ini merekam bagaimana seluruh proses itu berlangsung, termasuk keputusan-keputusan yang diambil pada masa-masa awal ketika banyak hal masih harus dirintis dari titik nol. Saya berharap dokumentasi ini bermanfaat bagi para pengelola sekolah di kemudian hari, sebagai pengingat atas prinsip-prinsip yang menjadi dasar berdirinya SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan sebagai bahan pembelajaran untuk terus memperbaiki diri.
- Penulis: Listyo Sigit Prabowo; Juliati Sapta Dewi Magdalena; Dedi Prasetyo; Anwar; Budhi Herdi Susianto; Muhammad Arif Sugiarto; Nugroho Ari Setyawan; Wahyu Nugroho Setyawan; Taufiq Syahrial; Yeni Noviyanti Sagala; Nabila Awalia Rahma; Amalia Ayu Saraswati; Ariztra Arif Amandita; Agus Wanto; Hafiz Prasetia Akbar; Agit Fatan Sugito; Anjar Yogota Widodo; Timothy Torro Ignatius Paskah Boseke; Rifqy Pratama Nugraha; Cita Karunia Sari, Annas Zulkarnain; Muhammad Ali Rahmatullah; Nyimas Sophia; Wisnu Imam Tyasha; Rafly Audifa Rachman; Dozer Trisatria Armada; Muhamad Iqbal Wicaksana; Sardika Yusuf Ramadan Karepesina; Hezkiel Ezra Depari; Muhammad Shidqy Fauzan; Kevin Rosaldo Aritonang; Muhammad Fadli Amri; Khalif Remaldy Briantino; Imanuel Siahaan; Joshua Octavianus Mualim; Ahmad Syahmuddin Rahmatulul A. Simatupang; Bagas Panglima; Helena Fiorentina; Aristianto Budi Sutrisno; Sihol Sibarani; Naomi Shofura Batuaji; Gilang Arya Nugroho; Muhammad Alif Fadillah; Ruth Uliarta Manurung; Warda Aulia Rachma; Dwi Rizki Febriana
- ISBN: xxxx
- Halaman: 354
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.