Deskripsi
Buku ini membedah fenomena luar biasa dari K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau yang lebih populer dikenal sebagai Guru Ijai dan Abah Guru Sekumpul, yang kharismanya tidak redup bahkan setelah wafatnya pada tahun 2005.
Martapura, yang dahulu dikenal sebagai Serambi Mekkah, menyaksikan kawasan Sekumpul bertransformasi dari lahan kosong menjadi pusat pergerakan sosial keagamaan dan ekonomi yang masif. Kehadiran Guru Ijai yang merupakan keturunan ke-8 dari ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, telah membangun struktur sosial masyarakat Banjar yang kuat berbasis nilai-nilai keagamaan.
Perayaan tahunan Haul Abah Guru Sekumpul, sebuah seremoni yang dihadiri jutaan jamaah dari berbagai daerah di Nusantara hingga mancanegara. Fenomena ini menjadi laboratorium sosial untuk mengkritisi teori solidaritas klasik Emile Durkheim. Berbeda dengan solidaritas mekanik yang berbasis kesamaan pekerjaan atau solidaritas organik yang didorong pembagian kerja, buku ini memperkenalkan temuan baru: Solidaritas Kultural dan Solidaritas Struktural. Solidaritas Kultural berakar pada kesatuan perasaan dan budaya Banjar yang homogen, sementara Solidaritas Struktural didukung oleh intervensi dan visi pemerintah daerah yang menjadikan haul sebagai manifestasi kekuatan ekonomi dan sosial, menjembatani perbedaan untuk kepentingan bersama.
Bukan hanya dari aspek keagamaan, buku ini menyoroti keberlanjutan nilai-nilai ekonomi Islam yang diajarkan oleh Abah Guru Sekumpul. Geliat ekonomi masyarakat di sepanjang Jalan A. Yani, dari Banjar Baru menuju Sekumpul, menunjukkan bahwa perhelatan haul bukan hanya ritual spiritual, tetapi juga penggerak roda ekonomi yang kuat, didukung oleh semangat swarm intelligence atau kolektivitas relawan dalam memberikan layanan gratis kepada jamaah.
Dengan mengkaji histori dan eksistensi haul, buku ini menawarkan wawasan mendalam mengenai bagaimana personifikasi tokoh ulama dapat menjadi fondasi kokoh bagi inovasi struktur sosial dan kemandirian umat, mengubah kawasan Sekumpul menjadi ikon keagamaan dan pariwisata Unggul di Kalimantan Selatan.
- Penulis: Prof. Dr. Bambang Iswanto, M.H.; Akhmad Sofyan, S.H.I., M.H.; Muhammad Hanif Abdillah, M.M.
- ISBN: xxxx
- Halaman: 164
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2025


Review
Belum ada ulasan.