Deskripsi
Teori Sosiologi Agama Klasik membahas gagasan para pemikir klasik yang meletakkan fondasi bagi perkembangan sosiologi agama sejak pertengahan abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20. Berangkat dari pemikiran tokoh-tokoh seperti Karl Marx, Émile Durkheim, Max Weber, Georg Simmel, Ernst Troeltsch, William James, Sigmund Freud, George Herbert Mead, dan Talcott Parsons, buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana agama dijelaskan sebagai fenomena sosial yang berkaitan dengan struktur masyarakat, tindakan individu, pengalaman religius, makna, identitas, dan keteraturan sosial.
Disusun sebagai buku daras bagi mahasiswa sosiologi, khususnya yang mempelajari sosiologi agama, buku ini menyajikan pemikiran setiap tokoh secara bertahap, mulai dari pertanyaan mendasar, konsep utama, argumentasi teoretis, hingga relevansinya dalam memahami kehidupan keagamaan. Pembahasan tidak berhenti pada pengenalan teori, tetapi juga mengajak pembaca membandingkan perspektif dan mengkritisi keterbatasan masing-masing pemikiran.
Pada bagian penutup, buku ini menghadirkan refleksi mengenai perdebatan klasik tentang hubungan individu dan masyarakat dalam menjelaskan agama. Melalui pendekatan tersebut, pembaca diajak memahami bahwa agama bukan sekadar kumpulan kepercayaan, melainkan fenomena sosial yang terus berhubungan dengan kekuasaan, solidaritas, moralitas, pengalaman, identitas, dan perubahan sosial. Dengan demikian, buku ini menjadi landasan konseptual untuk memahami perkembangan teori sosiologi agama kontemporer.
- Penulis: Ahmad Abrori, M.Si., Ph. D.
- ISBN: xxxx
- Halaman: 294
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.