Deskripsi
Buku ini mengkaji secara kritis hubungan antara pengakuan hukum atas hak—terutama hak masyarakat adat dan kelompok rentan—dengan realitas material yang justru sering kali tidak berubah secara signifikan. Dengan bertolak dari paradoks ini, buku ini mengajukan tesis utama bahwa pengakuan (recognition) dalam sistem global kontemporer tidak selalu menghasilkan keadilan distributif, melainkan dapat berfungsi sebagai mekanisme stabilisasi ketimpangan.
Secara teoretis, buku ini menggabungkan perspektif ekonomi politik global, teori kritis, dan pendekatan dekolonial untuk menunjukkan bahwa ekspansi pengakuan hak di tingkat internasional berjalan seiring dengan logika kapitalisme global yang tetap eksploitatif. Alih-alih membongkar struktur dominasi, pengakuan sering kali justru menjadi alat untuk mengintegrasikan kelompok marjinal ke dalam sistem yang sama yang sebelumnya mengeksklusi mereka.
Melalui analisis kasus lintas negara dan sektor—termasuk pengelolaan sumber daya alam, tata kelola, dan dinamika pembangunan—buku ini menunjukkan bagaimana: pengakuan hukum sering bersifat simbolik dan prosedural; kontrol material tetap berada di tangan aktor dominan (negara, korporasi, atau institusi global); dan mekanisme global governance cenderung mereproduksi ketimpangan dalam bentuk yang lebih halus.
Buku ini juga mengkritik pendekatan arus utama dalam studi hubungan internasional dan pembangunan yang terlalu menekankan institusionalisasi hak tanpa mempertanyakan relasi kekuasaan yang mendasarinya. Sebagai kontribusi normatif, buku ini mendorong pergeseran dari sekadar politik pengakuan menuju politik redistribusi dan transformasi struktural, dengan menekankan pentingnya: reposisi aktor lokal sebagai subjek, bukan objek; dekonstruksi logika kapitalisme global dalam praktik pembangunan; dan pendekatan yang lebih emansipatoris terhadap keadilan global.
- Penulis: Virtuous Setyaka; Khoirunnismah; Mhd. Abdul Afwan; Tedy Aprilianto; Daniel Samosir; Ayu Lestari; Irmanita Safitri; Sylvana Annisa; Thoriq Giffan Aditya; Muthmainnah Nur Afifah; Deandra Alvito Pasha; Tri Agustina Saputri; Roky Septiari; Ferdian Ahya Al Putra; Muhammad Abdul Azis; Ni Nyoman ClaraListya Dewi
- ISBN: xxxx
- Halaman: 262
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.