Deskripsi
ILMU KEPOLISIAN DALAM PERSPEKTIF PEMERINTAHAN menawarkan cara pandang yang lebih luas terhadap kepolisian. Polisi tidak hanya ditempatkan sebagai penegak hukum atau organisasi yang bertugas menjaga keamanan, tetapi sebagai bagian dari pemerintahan yang menjalankan kewenangan negara secara langsung di tengah masyarakat. Karena itu, kualitas pemolisian pada akhirnya juga mencerminkan kualitas pemerintahan yang dirasakan oleh warga.
Buku ini mempertemukan Ilmu Kepolisian dengan teori negara, kekuasaan, konstitusionalisme, birokrasi, kebijakan publik, pelayanan publik, police governance, sistem dan model pemolisian, transformasi digital, kecerdasan artifisial, serta reformasi Polri. Pembahasan teoretis dipertautkan dengan realitas empirik Indonesia sehingga Ilmu Kepolisian tidak berhenti sebagai pengetahuan tentang polisi, tetapi menjadi instrumen untuk memahami, menilai, dan memperbaiki praktik pemerintahan di bidang keamanan, ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat.
Salah satu pesan penting buku ini adalah bahwa semakin besar kewenangan yang dimiliki polisi, semakin besar pula kebutuhan untuk membatasi dan mempertanggungjawabkan penggunaannya. Profesionalisme kepolisian karena itu tidak cukup hanya dibangun melalui kompetensi dan kemampuan teknis. Ia harus berakar pada moralitas, etika, integritas, akuntabilitas, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta keberpihakan kepada kepentingan publik.
Perubahan teknologi dan kecerdasan artifisial membuka peluang besar bagi pemolisian yang lebih efektif, prediktif, dan responsif. Namun, teknologi tidak dapat menggantikan pertimbangan manusia, tanggung jawab moral, dan kebutuhan akan legitimasi. Demikian pula reformasi Polri tidak cukup hanya mengubah struktur, aturan, atau sistem. Reformasi harus menyentuh budaya, pendidikan, kepemimpinan, tata kelola, dan cara kewenangan digunakan dalam perjumpaan sehari-hari antara polisi dan masyarakat.
Pada akhirnya, buku ini membawa satu gagasan besar: polisi masa depan bukan sekadar penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi penjaga peradaban publik; kuat dalam melindungi, terbatas oleh hukum, cerdas menggunakan ilmu pengetahuan, humanis dalam bertindak, dan berintegritas agar dipercaya masyarakat.
Buku ini layak dibaca oleh mahasiswa dan dosen Ilmu Kepolisian, Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, Hukum dan Ilmu Sosial; anggota dan pimpinan Polri; aparatur pemerintahan; pembuat kebijakan; peneliti; pemerhati kepolisian; serta siapa pun yang ingin memahami hubungan antara negara, kekuasaan, pemerintahan, dan pemolisian dalam konteks Indonesia.
- Penulis: Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si.
- ISBN: xxxx
- Halaman: 456
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.