Deskripsi
Buku Dari Mitos ke Etos : Transformasi Kearsipan Digital Mahkamah Konstitusi menghadirkan gambaran komprehensif tentang bagaimana Mahkamah Konstitusi melakukan lompatan strategis dalam menata sistem kearsipan konvensional menuju penerapan kearsipan berbasis teknologi digital. Transformasi ini bukan hanya sekesar proses teknis memindahkan arsip fisik menjadi elektronik, tetapi merupakan upaya mendasar dalam membangun budaya kerja baru yang lebih efisien, akuntabel, dan responsif terhadap tuntutan pelayanan publik di era digital.
Sejak awal, buku ini menggambarkan tentang berbagai permasalahan dalam penerapan sistem informasi kearsipan, baik dari sisi kultur birokrasi maupun pemahaman pegawai terkait pengelolaan arsip. Perubahan akibat penerapan teknologi informasi biasanya menimbulkan sikap resistensi sebagian pegawai yang mengakibatkan sulit untuk melakukan perubahan atau bahkan tidak mau melakukan perubahan. Mitos penerapan teknologi informasi berdampak arsip rentan hilang, sistem manual dianggap lebih aman menjadi hambatan psikologis dan struktural dalam proses perubahan. Demikian juga yang terjadi di Mahkamah Konstitusi, ketika MK mengimplementasikan sistem kearsipan digital tidak hanya membawa konsekuensi pada masalah teknis semata, membawa konsekuensi pada perubahan budaya kerja yang mengharuskan adanya perubahan dari kebiasaan lama dari model kerja konvensional menjadi pola kerja secara elektronik.
Buku ini kemudian mengajak pembaca memahami perjalanan transformatif yang ditempuh MK dalam mengubah paradigma tersebut. Dengan strategi manajemen perubahan seperti strategi komunikasi dan pendidikan, strategi keterlibatan dan pemberdayaan dan strategi pemaksaan, MK mulai menggeser persepsi dari mitos menuju etos—etos profesionalisme, transparansi, dan efektivitas yang menjadi dasar kuat dalam membangun sistem kearsipan digital yang berkelanjutan.
Penulis menekankan bahwa perubahan tidak mungkin terjadi tanpa adanya dukungan dan komitmen yang sangat tinggi dari top manajemen yang tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kebijakan, namun diwujudkan dalam bentuk sistem dan tindakan dalam penerapan sistem kearsipan elektronik.
Penulis juga mengulas dampak strategi manajemen perubahan dalam penerapan sistem kearsipan elektronik. Startegi perubahan ini menghasilkan percepatan proses akses sistem informasi kearsipan, efisiensi, peningkatan keandalan informasi, terwujudnya tatakelola oraganisasi yang lebih efektif dan responsif, peningkatan efisiensi organisasi, peningkatan transparansi dan keterbukaan organisasi. Dengan demikian, strategi manajemen perubahan yang dilaksanakan di MK telah berdampak pada percepatan e-government di MK. Buku ini menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat, manusia adalah penggeraknya. Oleh karena itu, investasi terbesar MK adalah pada penguatan kapasitas aparatur dan pembentukan etos kerja baru.
Secara keseluruhan, Dari Mitos ke Etos bukan hanya menyajikan cerita keberhasilan implementasi teknologi dalam penerapan sistem informasi kearsipan, tetapi menjadi refleksi mendalam tentang bagaimana sebuah lembaga negara membangun fondasi budaya kerja baru yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan. Buku ini relevan tidak hanya bagi aparatur pemerintahan dan kalangan akademisi, tetapi juga bagi organisasi mana pun yang tengah berupaya menerapkan manajemen perubahan di era digital.
- Penulis: Kasiman K. Wiredja
- ISBN: 978-623-08-2147-9
- Halaman: 184
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2025


Review
Belum ada ulasan.