Deskripsi
Relasi antara manusia dan alam, hutan khususnya, ditenggarai budaya menjadi hal penting yang mencerminkan hubungan timbal balik yang dibentuk oleh beragam pengalaman, identitas dan nilai-nilai spiritual. Hutan dalam perspektif masyarakat lokal tidak hanya dipahami sebagai ruang ekologis, melainkan sebagai bagian integral dari kehidupan sosial budaya dan spiritual masyarakat yang diungkapkan melalui praktik-praktik lokal yang dipandang sebagai simbol kehidupan dan keberlanjutan. Relasi orang Mentawai dengan hutan (leleu) memuat nilai-nilai orang di Lembah Rereiket, Siberut Selatan yang menonjolkan aturan leluhur, mitos dan pantangan terkait hutan. Relasi orang Minangkabau dengan hutan (rimbo) di Nagari Simanau memuat pengelolaan hutan secara tradisional yang dihadapkan dengan kepengaturan yang mendisiplinkan orang-orang di nagari tersebut. Gambaran dari dua kelompok masyarakat tersebut menunjukkan keberagaman pengelolaan hutan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari keragaman sukubangsa dan kondisi ekologis masing-masing wilayah. Masing-masing komunitas adat memiliki sistem pengetahuan lokal (local knowledge) yang berkembang dari pengalaman panjang mereka berinteraksi dengan alam.
- Penulis: Maskota Delfi; Zainal Arifin; Sidarta Pujiraharjo; Yetty Oktayanty
- ISBN: xxxx
- Halaman: 194
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.