Transintegrasi Ilmu Pengetahuan Upaya Menuju Peradaban Dunia Baru Melampaui Post-Modernisme – Prof. Dr. Suaidi Asyari, M.A., Ph.D.

Rp254,000

Stok habis

, Product ID: 50659

Deskripsi

Buku ini menyajikan kerangka kerja visioner dan sangat dibutuhkan untuk masa depan pendidikan Islam di Indonesia dan dunia Muslim yang lebih luas. Dengan mengartikulasikan Paradigma Transintegrasi, penulis menawarkan respons yang meyakinkan terhadap dikotomi yang telah lama ada antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, yang mendasarkan reformasi tidak hanya pada filsafat tetapi juga pada realitas kelembagaan. Buku ini secara langsung membahas tantangan yang dihadapi oleh pendidikan tinggi Islam dalam menavigasi kemajuan sains global sambil tetap melestarikan fondasi moral dan spiritualnya. “Karya ini memberikan landasan intelektual strategis untuk mentransformasikan pendidikan Islam menjadi sistem holistik di mana sains, etika, dan iman terintegrasi untuk membentuk peradaban yang bermartabat dan kompetitif.”

Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Republik Indonesia

 

Karya ini menawarkan kontribusi yang mendalam dan tepat waktu bagi wacana yang sedang berlangsung dan belum tuntas tentang hubungan antara Islam dan ilmu pengetahuan modern. Dengan memajukan Paradigma Transintegrasi, penulis melampaui kerangka kerja Islamisasi dan integrasi sebelumnya, mengusulkan epistemologi holistik yang menyatukan wahyu, akal, dan penyelidikan empiris. Karya ini ketat secara filosofis dan relevan secara institusional, khususnya untuk pendidikan tinggi Islam di Indonesia level S1, S2 dan S3 dan peminat ilmu sebagai agensi peradaban. “Buku ini bukan sekadar kritik terhadap dikotomi, tetapi peta jalan intelektual yang berani menuju pemulihan kesatuan pengetahuan dengan cara yang setia kepada Al-Qur’an dan responsif terhadap tuntutan ilmu pengetahuan kontemporer.” Selamat membaca.

Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

 

Buku ini lahir dari keprihatinan mendalam atas dikotomi pengetahuan yang membandel hidup walau terasa terus menghambat kemajuan intelektual dan sains. Dibentuk oleh pengalaman langsung sebagai Rektor UIN (2019–2023), khususnya dalam mengartikulasikan dasar filosofis dan kelembagaan pendirian Fakultas Kedokteran dan ditulis sejak itu, dengan analisis epistemologis dan pengalaman empiris yang konkret, karya ini menawarkan respons komprehensif yang berlapis terhadap satu pertanyaan kritis: mengapa masyarakat Muslim terus tertinggal dalam sains dan teknologi? Dalam buku ini pertama kali dicetuskan maxim ḥifẓ al-niẓām al-ḥayawī yang mewarnai maqasid al-sharīʿah klasik. Lebih dari sekadar kritik spekulatif, buku ini menyediakan kerangka kerja intelektual yang konstruktif untuk pembaharuan. Dimaksudkan sebagai referensi untuk studi Islam lintas program studi, yang membimbing reintegrasi pengetahuan menuju peradaban yang lebih holistik, etis, dan berwawasan jauh ke depan. “The compulsion to accept the post-independence dichotomy is acceptable. Maintaining it can be misguided. The reluctance to correct it clearly misleads future generations. Please do not be among those who are misled”. Semoga bermanfaat.

Prof. Dr. Suaidi Asyari, MA., PhD

  • Penulis: Prof. Dr. Suaidi Asyari, M.A., Ph.D.
  • ISBN: xxxx
  • Halaman: 644
  • Ukuran: 15 x 23 cm
  • Tahun Terbit: 2023

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Transintegrasi Ilmu Pengetahuan Upaya Menuju Peradaban Dunia Baru Melampaui Post-Modernisme – Prof. Dr. Suaidi Asyari, M.A., Ph.D.”

Cek Ongkir