Putri, Angpau, dan Topi Duka: Dialog tentang Gender, Disabilitas, dan Keberagamaan dari Ruang Kelas – Tati L Durriyah; Sofie Dewayani; Firman Parlindungan; Sary Silvhiany

Rp96,000

Stok habis

, Product ID: 44856

Deskripsi

Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, literasi memiliki peran yang lebih luas—bukan hanya soal membaca dan menulis, tapi juga tentang memahami dunia, menghargai keberagaman, dan menumbuhkan empati. Buku-buku anak seperti Aku suka caramu, Jangan Sedih Bujang, dan Topi Jena menjadi lumbung subur bagi para pendidik untuk menggunakan cerita bertema keberagaman sebagai alat untuk membentuk siswa yang berpikir kritis, peka sosial, dan berwawasan luas.

Melalui pengalaman tiga guru—Bu Nadya, Pak Irsa, dan Pak Yadi—buku ini disusun untuk menunjukkan bagaimana buku anak dapat menjadi sarana untuk mengeksplorasi topik-topik penting seperti peran gender, disabilitas, dan keberagaman budaya. Ketiga guru ini memanfaatkan buku fiksi dan nonfiksi untuk menciptakan ruang kelas yang inklusif, di mana setiap siswa merasa didengar dan dihargai.

Dengan contoh-contoh strategi berbasis penelitian dan praktik nyata di kelas, buku ini memberikan rujukan praktik baik dan berbasis riset bagi para guru yang ingin mengintegrasikan buku anak ke dalam pengajaran, sekaligus mendorong siswa untuk berpikir lebih mendalam dan kritis. Buku ini mengajak para pendidik menjadi agen perubahan, membantu siswa menghubungkan cerita yang mereka baca cerita yang mereka baca dengan realitas hidup mereka.

Bagi guru berpengalaman atau baru memulai karier, buku ini akan memberikan inspirasi dan strategi untuk menciptakan kelas yang lebih inklusif, penuh empati, dan memberdayakan.

  • Penulis: Tati L Durriyah; SofieDewayani; Firman Parlindungan; Sary Silvhiany
  • ISBN: 978-623-08-1421-1
  • Halaman: 108
  • Ukuran: 15 x 23 cm
  • Tahun Terbit: 2024

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Putri, Angpau, dan Topi Duka: Dialog tentang Gender, Disabilitas, dan Keberagamaan dari Ruang Kelas – Tati L Durriyah; Sofie Dewayani; Firman Parlindungan; Sary Silvhiany”

Cek Ongkir