Manajemen Risiko Navigasi Transisi Energi – Dr. Dewi Cahyani Pangestuti; Prof. Erna Hernawati; Dr. Julia Safitri.

Rp87,000

Stok habis

Deskripsi

Buku ini hadir pada momen krusial ketika Asia berdiri di titik balik sejarah ekonomi dan ekologi global. Sebagai mesin pertumbuhan dunia, kawasan ini terjebak dalam sebuah paradoks besar: keharusan memacu pertumbuhan ekonomi demi mengentaskan kemiskinan, namun di saat yang sama harus melakukan dekarbonisasi radikal demi kelangsungan hidup planet. Melalui pendekatan yang tajam dan berbasis bukti, buku ini membedah “Trilema Energi” tantangan menyeimbangkan keamanan pasokan (security), keterjangkauan biaya (affordability), dan keberlanjutan (sustainability) di pasar yang sangat heterogen dan penuh gejolak.

Dekonstruksi Risiko: Mengapa Proyek Hijau “Mati Suri”? Penulis melakukan dekonstruksi mendalam terhadap lapisan risiko yang membuat banyak proyek energi terbarukan di Asia dianggap “belum layak bank” (unbankable),. Buku ini mengupas tuntas tiga hambatan utama yang saling berkelindan:

  1. Risiko Keuangan, menyoroti jebakan modal awal (front-heavy CAPEX) dan “pembunuh diam-diam” berupa volatilitas mata uang (currency mismatch), di mana pendapatan lokal sering kali tergerus oleh kewajiban utang dalam mata uang asing,.
  2. Risiko Kebijakan, mengkritisi fenomena “tiang gawang yang bergerak,” di mana ketidakpastian regulasi dan subsidi fosil yang mendistorsi pasar menciptakan premi risiko yang tinggi bagi investor,.
  3. Risiko Teknologi, membahas tantangan intermitensi energi dan kesiapan jaringan listrik (grid) yang sering kali tertinggal dibandingkan ambisi politik.

Tidak hanya berhenti pada diagnosa masalah, buku ini menawarkan solusi konkret melalui inovasi arsitektur keuangan. Penulis menjelaskan bagaimana instrumen seperti Green Bonds, Kredit Hijau, dan Blended Finance (Keuangan Campuran) dapat berfungsi sebagai mekanisme de-risking yang vital,. Peran lembaga multilateral dan dana transisi regional diusulkan sebagai katalis untuk menyerap risiko sistemik yang tidak mampu ditanggung oleh sektor swasta sendirian,. Dari sisi kebijakan, buku ini menekankan pentingnya desain kontrak yang kuat (bankable PPAs) dan harmonisasi regulasi lintas batas di ASEAN untuk menurunkan biaya transaksi,.

Buku ini menempatkan transformasi digital sebagai pilar sentral manajemen risiko modern. Penulis memperkenalkan konsep Manajemen Risiko Dinamis (Dynamic Risk Management), di mana perusahaan beralih dari laporan statis menuju pemantauan waktu nyata (real-time). Kecerdasan Buatan (AI) diposisikan sebagai game changer yang memungkinkan analitik prediktif untuk harga energi, otomatisasi kepatuhan regulasi, hingga pemeliharaan aset prediktif,.

Namun, penulis juga memberikan peringatan keras mengenai “sisi gelap” digitalisasi. Buku ini mengeksplorasi  risiko  baru  seperti  bias  algoritma  yang  dapat  memperburuk  ketidakadilan

investasi, ancaman keamanan siber pada infrastruktur fisik (cyber-physical threats), serta tantangan kualitas data yang diibaratkan sebagai “membangun fondasi di atas pasir”.

Puncak dari strategi yang ditawarkan adalah konvergensi antara Manajemen Risiko Perusahaan (ERM) dan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Buku ini menolak pandangan bahwa keberlanjutan dan profitabilitas adalah hal yang terpisah. Melalui konsep AI-led ESG dan ESG-led AI, penulis menunjukkan bagaimana teknologi dapat membantu perusahaan mengukur risiko iklim yang sebelumnya tak terukur, menciptakan transparansi radikal, dan membangun kepercayaan investor global.

Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat; kepemimpinan dan budaya sadar risiko adalah fondasi utamanya. Penulis menawarkan kerangka kerja masa depan yang menuntut para pemimpin energi untuk merobohkan tembok pemisah (silos) antara departemen keuangan, teknologi, dan kebijakan. Dengan membangun dashboard risiko terintegrasi dan menanamkan budaya risiko yang kuat, pemimpin energi Asia tidak hanya akan bertahan menghadapi badai transisi, tetapi memimpin dunia menuju masa depan net-zero yang tangguh dan berkelanjutan.

  • Penulis: Dr. Dewi Cahyani Pangestuti; Prof. Erna Hernawati; Dr. Julia Safitri.
  • ISBN: xxxx
  • Halaman: 150
  • Ukuran: 15 x 23 cm
  • Tahun Terbit: 2026

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Manajemen Risiko Navigasi Transisi Energi – Dr. Dewi Cahyani Pangestuti; Prof. Erna Hernawati; Dr. Julia Safitri.”

Cek Ongkir