Deskripsi
Selama dua dekade terakhir, bank syariah dan bank konvensional tumbuh berdampingan dalam satu ekosistem keuangan yang sama. Keduanya sering dipahami sebagai sistem yang berbeda secara prinsip, namun jarang dibaca sebagai bagian dari struktur yang saling terhubung. Di sinilah sejumlah fakta penting justru terabaikan.
Buku ini mengungkap bahwa pembiayaan syariah memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan aktivitas ekonomi riil, sementara kredit konvensional lebih mendorong pertumbuhan uang beredar. Pada saat yang sama, bank syariah terbukti menggunakan dana nasabah secara lebih intensif, meski dengan bantalan modal yang relatif lebih tipis. Kombinasi ini membuat isu efisiensi, likuiditas, dan pengelolaan risiko menjadi sangat krusial.
Melalui analisis empiris, buku ini juga menunjukkan paradoks yang jarang dibahas: meski bebas bunga, nisbah bank syariah bergerak sangat selaras dengan bunga bank konvensional. Fenomena shadow benchmarking ini mencerminkan adanya biaya agensi dan upaya manajerial menjaga stabilitas dana, yang pada akhirnya menciptakan ruang tawar antara prinsip syariah dan tuntutan pasar keuangan. Fluktuasi ROE yang lebih tinggi—sering dipersepsikan sebagai kelemahan—dalam periode tertentu justru menjadi sumber adaptasi dan efisiensi.
Berdasarkan kajian atas 105 bank selama dua dekade, buku ini mengajak pembaca untuk melihat bank syariah dan bank konvensional bukan sebagai dua dunia yang terpisah, melainkan sebagai bagian dari satu ekosistem keuangan dengan logika risiko, insentif, dan keterbatasannya sendiri. Di sanalah efisiensi yang tersembunyi itu berada—tidak selalu tampak, tetapi menentukan ketahanan dan keberlanjutan bank.
- Penulis: Dr. Ade Salman Alfarisi
- ISBN: 978-623-08-2192-9
- Halaman: 158
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026


Review
Belum ada ulasan.