Digital Dilemma 5: Retasnya Batas di Tengah Dominasi Artificial Intelligence – Dr. Firman Kurniawan S.

Rp130,000

Stok habis

, Product ID: 46237

Deskripsi

Batas, kata ini akrab tapi jarang didalami maknanya. Saat muncul perbincangan soal batas, pikiran sebagian penyimaknya tersadar: tak mudah memahaminya. Maknanya kabur, sebagian terkubur rutinitas. Namun seluruhnya tak menghapus arti penting kata ini. Oleh keberadaannya, siang jadi berbeda dari malam; sehat berbeda dari sakit; paham berbeda dari bingung; panjang berbeda dari pendek. Juga alamiah, yang harusnya berbeda dari yang artifisial, tiruan. Adanya perbedaan yang nyata, memudahkan berbagai praktik kehidupan.

Dalam sejarah peradaban manusia, pengembangan teknologi tak pernah berhenti. Juga yang dioperasikan dengan basis internet, kelengkapan virtual reality, augmented reality, cloud computing, quantum computer, pengolah big data, robot humanoid, maupun artificial intelligence (AI). Seluruhnya menghasilkan artefak maupun realitas abstrak yang tiruan, namun kian tampak alamiah. Bahkan melampauinya. Pengembangan berbagai bentuk teknologi itu, mendorong arus deras transformasi teknologis, sosial maupun budaya. Transformasi yang bergerak dari ruang analog ke ruang digital, berimplikasi pada retasnya batas ‘yang digital’ dari ‘yang analog’, oleh panca indera. Juga sensasinya yang membekas pada mental.

Kealamiahan sebagai acuan hilang, menyebabkan manusia dan peradabannya berjalan hampir tanpa pijakan. Bahkan sepenuhnya ditinggalkan. Seluruhnya ini disebut Manuel Castells sebagai budaya real virtuality. Realitas budaya baru yang dibangun oleh ruang aliran (the space of flows) dan waktu yang tak mewaktu (timeless time), penggganti lenyapnya ruang fisik dan waktu analog.

Heba Yosry menyebut, kehadiran budaya yang meretas batas itu, menggantikan realitas alamiah dalam waktu singkat. Ini dapat jadi tawaran yang penuh semangat untuk menjalani kehidupan yang sejati, pembebasan bagi manusia otentik. Dibanding sebatas portal untuk melarikan diri dari kehidupan yang membosankan. Namun siapa pun yang berada dalam kenyataan maya ini, akan mengalami ilusi ruang fisik. Mengalami objek seolah-olah berada di ruang fisik, namun sepenuhnya ilusi. Itukah realitas manusia hari ini?

  • Penulis: Dr. Firman Kurniawan S.
  • ISBN: 978-623-08-1710-6
  • Halaman: 302
  • Ukuran: 15 x 23 cm
  • Tahun Terbit: 2025

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Digital Dilemma 5: Retasnya Batas di Tengah Dominasi Artificial Intelligence – Dr. Firman Kurniawan S.”

Cek Ongkir