Deskripsi
Buku Antropologi Politik ini merupakan sebuah eksplorasi mendalam mengenai bagaimana kekuasaan, otoritas, dan relasi sosial dikonstruksikan dan dijalankan dalam kerangka budaya masyarakat. Disusun dalam 23 bab, buku ini mengombinasikan landasan teori yang kuat dengan beragam studi kasus empirik, terutama dari konteks Indonesia dan Sumatera Barat.
Bab-bab awal menyajikan fondasi konseptual mengenai antropologi politik, mencakup pembahasan tentang kuasa, kekuasaan, otoritas, negara, serta hubungan antara masyarakat dan politik dalam perspektif antropologis. Penulis menekankan bagaimana identitas, simbol, ritual, dan budaya lokal menjadi arena penting dalam reproduksi kekuasaan.
Pada bagian tengah, buku ini mengulas tema-tema seperti birokrasi, politik identitas, konflik sosial, gerakan sosial, serta relasi patron-klien yang menjelaskan bagaimana praktik politik berlangsung dalam keseharian masyarakat. Bab-bab ini menyoroti peran aktor lokal, termasuk tokoh adat, pejabat birokrasi, hingga politisi perempuan.
Bagian akhir buku berisi analisis studi kasus dari Sumatera Barat yang memperlihatkan dinamika unik antara politik adat dan politik elektoral. Misalnya, konflik dan negosiasi antara sekretaris nagari dan tokoh adat dalam proyek jalan tol, atau kemenangan kepala daerah yang sangat ditentukan oleh kekuatan jaringan sosial dan simbol budaya.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, dan pembaca umum yang ingin memahami politik dari perspektif yang lebih kontekstual dan kultural. Pendekatan antropologi politik dalam buku ini memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana kekuasaan tidak hanya bekerja melalui institusi formal, tetapi juga melalui simbol, narasi, dan jaringan sosial dalam ruang hidup masyarakat.
- Penulis: Wirdanengsih
- ISBN: 978-623-08-1841-7
- Halaman: 130
- Ukuran: 15 x 23 cm
- Tahun Terbit: 2025


Review
Belum ada ulasan.