Introducing Community Empowerment: A Theoretical Exploration – Ahmad Syakrani Bunasim; Sandra Bhakti Mafriana

Rp116,000

Stok habis

, Product ID: 49913

Deskripsi

Dulu ada sebuah kearifan mondial yang menjadi salah satu landasan lahirnya motif kemanusian negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, membantu negara-negara miskin yang baru merdeka. Dikutip oleh Jhingan (2012) bahwa poverty anywhere is a threat to prosperity everywhere, kearifan ini tampaknya sudah lenyap dalam gemuruh penjarahan hak-hak penduduk yang tak berdaya. Ia harus kembali diarustengahkan secara Mondial agar orang-orang miskin yang bukan hanya mengalami kemiskinan (poverty) atau apa pun namanya, tetapi bahkan pemiskinan (impoverishment) dan marginalisasi. Mereka menjadi bagian––bisa jadi bagian yang terbesar––dari kelompok penduduk dunia yang secara sosial sengsara (social disadvantaged group) dan disengsarakan, terutama oleh kekuatan amat tamak dan rakus, yakni global capitalism, pemiliki perusahaan raksasa, dan orang-orang kaya baik di negara-negara kapitalis maupun di negara-negara miskin. Mereka berbahagia di atas penderitaan orang lain. Mereka memburu uang dengan melakukan apa saja, misalnya menjarah sumber daya alam, menghegemoni pemerintah negara miskin, memanjakan rent-seeker agar bisa mempengaruhi keputusan politik, lalu memutar kembali uang yang didapatkan untuk mendapatkan kembali dengan jumlah yang lebih banyak. Begitu seterusnya tanpa henti hingga mereka membentuk Titans of Capital (Peter Philips, 2024).

Di saat mereka tidak merasa terancam kekayaan dan kemakmurannya oleh kesengsaraan kelompok marginal, maka hadirnya pemikir-pemikir jenius, progresif, dan prorakyat sengsara dengan karya-karyanya yang cemerlang seperti Jim Ife, Amartya Sen, Paulo Freire, Marjorie Mayo, dan semua pemikir yang pemikirannya dirujuk oleh buku ini sangat tepat. Pemikiran-pemkiran mereka memang berbeda versi, tetapi bila diragang dalam sebuah model yang integratif, kama semuanya bertemu di kilometer yang sama, yakni pembelaan terhadap kelompok-kelompok marjinal tersebut. Buku ini adalah hasil ragangan itu yang di dalamnya dibahas sebuah Transformative Community Empowerment Model di atas sebuah landasan filosofis Act locally, Think globally.

Penduduk marjinal bersatu membentuk sebuah Global Citizen[-ship] untuk menggugat ketidakadilan dalam perangkap kesengsaraan.

  • Penulis: Ahmad Syakrani Bunasim; Sandra Bhakti Mafriana
  • ISBN:
  • Halaman: 246
  • Ukuran: 15 x 23 cm
  • Tahun Terbit: 2026

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Introducing Community Empowerment: A Theoretical Exploration – Ahmad Syakrani Bunasim; Sandra Bhakti Mafriana”

Cek Ongkir